HOOQ Filmmakers Guild Returns for the Second Edition

“HOOQ Filmmakers Guild is a South-East-Asia wide project that gives talented and passionate filmmakers in the region an opportunity to turn their most imaginative story ideas into television series, thus celebrating Asian rich story culture, the nation from which great tv arises.”




HOOQ, the largest VOD service in South East Asia, announces that their initiative, Filmmakers Guild, returns for the second edition this year.

HOOQ Filmmakers Guild is a South-East-Asia wide project that gives talented and passionate filmmakers in the region an opportunity to turn their most imaginative story ideas into television series, thus celebrating Asian rich story culture, the nation from which great tv arises.

As the 2017 competition closed, HOOQ calls upon film professionals once again, be it directors, producers or scriptwriters to send in scripts and treatments for a TV series idea they have.  The five best scripts, regionally, will be given USD$30,000 to produce a pilot episode which will premiere on HOOQ.  Submissions can be from Singapore, Thailand, Indonesia, India, Philippines, Vietnam, Malaysia and Cambodia and the best pilot will be converted into a full series exclusively on HOOQ in 2019.  Following the success of 2017, the format of judging will follow the same rules where a star-studded judging panel consisting of the top film talents around Asia, together with HOOQ subscribers’ viewership, will decide the winning entry to be produced into a complete season.

HOOQ Filmmakers Guild 2018 commences from mid-May and will be open for entries until end of July 2018.  Applicants must be working as professionals in the film industry with prior film production experience.  They are to submit the script and treatment for a series with a maximum of 13 episodes for a single season to qualify.  There will be no restriction to genre, however submissions and productions must be in the language of the applicant’s country.  The complete panel of judges will be announced soon.

But one of the accomplished Indonesian filmmakers, Mouly Surya (Marlina the Murderer in Four Acts, 2017), is officially announced to return as one of the judges.

 

–Versi Bahasa Indonesia –

HOOQ – layanan Video on Demand terbesar di Asia Tenggara – memulai pencarian naskah terbaik berikutnya yang akan diproduksi menjadi serial penuh dan ditayangkan di HOOQ melalui HOOQ Filmmakers Guild musim kedua. Setelah kesuksesan yang diraih musim pertama, HOOQ Filmmakers Guild kembali hadir tahun ini untuk musim kedua.

HOOQ Filmmakers Guild merupakan proyek besar di tingkat Asia Tenggara dalam membantu para sineas berbakat untuk merealisasikan  ide mereka menjadi serial TV. Melanjutkan kesuksesan tahun 2017, format penjurian akan mengikuti aturan yang sama di jajaran juri yang terdiri dari para sineas papan atas Asia bersama pelanggan HOOQ akan menentukan pemenang yang naskahnya akan diproduksi secara keseluruhan.

Guntur Siboro, Country Director HOOQ mengatakan, “HOOQ Filmmakers Guild adalah platform berharga bagi para sineas berbakat Asia untuk membantu mereka menampilkan karya terbaiknya ke hadapan publik Asia. Kesuksesan musim pertama dan respon positif dari masyarakat terhadap HOOQ Filmmakers Guild mendasari kami untuk kembali menggelar musim kedua. Kompetisi ini merupakan bukti komitmen HOOQ untuk mendukung industri film Asia dengan memberikan kesempatan kepada para sineas berbakat Asia untuk mewujudkan karya mereka menjadi serial TV yang berkualitas.”

Sutradara pemenang penghargaan asal Indonesia Mouly Surya kembali menjadi juri dari kompetisi ini. Mouly akan memilah naskah yang masuk dari Indonesia untuk disandingkan dengan naskah dari negara lain. Bersama juri dari negara lain, Mouly akan memilih 6 naskah terbaik sebagai finalis. Tidak hanya memilih naskah terbaik, Mouly juga akan memberikan filmmaking workshop bagi finalis di Indonesia.

HOOQ kembali mengundang pelaku film profesional, baik sutradara, produser ataupun penulis naskah untuk mengirimkan naskah dan treatment (sketsa skenario) mereka untuk serial TV. Lima naskah terbaik akan mendapatkan pendanaan sebesar USD$30.000 untuk diproduksi menjadi episode perdana yang akan tayang di HOOQ. Pendaftaran terbuka untuk peserta dari Singapura, Thailand, Indonesia, India, Filipina, Vietnam, Malaysia dan Kamboja. Naskah terbaik akan diproduksi secara keseluruhan dan akan tayang secara eksklusif di HOOQ tahun 2019.

Pendaftaran untuk HOOQ Filmmakers Guild 2018 dimulai pada pertengahan bulan Mei hingga 31 Juli 2018, dengan ketentuan peserta merupakan profesional di industri film yang memiliki pengalaman dalam memproduksi film. Peserta diharuskan mengirim naskah untuk serial penuh dengan maksimal 13 episode untuk satu musim.  Tidak ada batasan genre, namun proposal dan produksi harus menggunakan bahasa lokal dari negara mana peserta tersebut berasal.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s